Summer in Seoul

Seoul.
Yang gue pikirin pagi ini cuma teh. Dan yang gue lihat di kamar hostel ini cuma ada green tea dengan tulisan hangeul. Lebih baik daripada cari teh di luar, mahal. Masih belum terlintas satupun rencana hari ini. Cuma ada peta wisata kota dan buku lonely planet, dan waktu yang tepat untuk baca, saat buang air besar. Paling nggak ada waktu 10 menit untuk baca sampai semuanya kelar.

Insa-dong
Art gallery di kiri kanan jalan, museum mainan, barang-barang traditional sebagai cinderamata, caucasian yang sibuk berphoto-photo. It’s the best place to stay. Gak sehiruk pikuk Myong-dong yang kiri kanan penuh dengan orang bejubel jubel. It’s summer, so the whole city is damn humid. Setelah mondar mandir sekitar kota kok gue notice simbol love hotel alias hotel jam-jam-an. Kok rasanya pernah lihat simbol itu… tapi dimana ya??

Pas pulang ke Insa-dong balik ke hostel gue.. damn.. itu simbol gede banget di depan resepsionisnya. Semoga sepreinya mereka bersihin.
Han River.
Hari berikutnya nekad nyewa sepeda muter muter sekitar Han River. Gak banyak yang bisa dilihat, selain kakek kakek dan nenek nenek berteduh dan piknik. Ah gak terlalu berkesan Seoul ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s