Usia Menentukan Topik Obrolan

Barusan dokter akupuntur gue bilang, “Mas.. orang kalau beda usia beda banget ya obrolannya… Misalnya nanti udah usia kepala 4 pasti obrolannya seputar kesehatan, berobat bagusnya dimana dan seputar penyakit…” dan seorang teman menimpali “kalau usia masih 20-30an obrolannya …’udah ke tempat ini belum? udah nyoba ini belum? ya gak Mas?”..
Hmmm bener juga ya. Makin usia bertambah dan badan pun makin rentan dengan segala macam virus, bakteri dll. Bukan maksudnya bikin merinding dan parno sih, tapi emang bener yang namanya kesehatan itu bentuknya investasi. Yang kita makan, gaya hidup yang kita jalankan sekarang ternyata dampaknya gak segera setelah makan tapi bisa jadi beberapa hari, bulan atau bahkan tahun-tahun mendatang.
Teringat seorang teman yang punya problem dengan asam urat nya yang kambuh. Dan gue sendiri pun sempet khawatir saat cek darah dan kesehatan karena kata si mbak susternya potensial kena asam urat! Damn. Mau nggak mau bye bye deh ketoprak, gado-gado, somay, dll.
Dari semua hal yan gue takutin soal penyakit-penyakit tersebut adalah… gue jadi gak bisa jalan-jalan lagi. Gak bisa traveling jauh yang muter jalan kaki keliling satu tempat ber kilo kilo meter dan berjam-jam. Karena apa, ya karena gue pun masih 30 tahun. Masih banyak obrolan-obrolan yang seputar  “Lo udah kesini belom…Udah nyobain ini belom?” Nah kalo kita udah rentan penyakit kan mau nggak mau topik obrolan pun berbeda. Sigh….
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s