9 Juli; Sudah Siap Kalah Belum?

Tanggal 9 Juli sudah di depan mata.
Kita sudah siap kalah belum?

Kok gue kedengeran pesimis banget ya. Tunggu bentar. Coba lihat nya begini.
Pemilu kali ini bisa jadi beda dengan yang sebelumnya. Pilihannya cuma 2 kalo pilihan lo nggak kalah atau pilihan lo menang (kec kalau lo golput). Kalau tahun2 sebelumnya kan pilihannya banyak, sekarang semua terbagi dua. Kalau nggak X ya Y.

Dan semua orang terlepas pilihannya X atau Y yakin banget kalau jagoannya menang.
Sampai ada yang bilang “kalau jagoan gue menang mau gue sukurin tuh semua yang ada di facebook dan path gue”. Padahal yang disukurin temen temennya sendiri juga.

Gue juga sempet mikir gini kalau jagoan gue menang, ‘nah lho, temen gue yang jagoannya kalah bakal gue katain apa ya?’ Atau ‘Mau ditaroh di mana tuh muka dia yang tadinya koar-koar tau taunya jagoan dia kalah?’

‘Gue bakal posting meme kocak kali ya setelah pengumuman dan ngetag temen gue yang jagoannya kalah’
Atau ‘wah ntar di kantor mau gue kasih victory face gue ke depan muka temen gue yang sok debat melulu’

Nah itu kalau menang, kalau kalah?

Gue sih paling sulit mikirin reaksi kekalahan gue apa ya. Gue bahkan gak tahu reaksi gue apa pas temen gue ngata-ngatain gue karena gue emang ngebelain jagoan gue cukup emosional sebelumnya. Atau waktu di kantor, temen kantor sok pasang muka menang. Mungkin bisa jadi gue tonjok. Eh jangan ya. Tapi gimana dong. Kecewa pasti, cuma belum kepikiran bakal nanggepin mereka yang menang seperti apa.

Sampai pilihan gue kalah akan lebih gampang kalau temen gue yang pilihannya menang gak punya pikiran-pikiran seperti gue tadi ya. Nge bully, nge tag, ngata ngatain. Dan mungkin seandainya gue menang gue pun ga boleh punya pikiran itu ya.

Gue nggak siap kalah tapi paling nggak gue pengen kalau temen gue yang jagoannya yang menang siap untuk nggak meperlakukan gue yang kalah nanti dengan cara yang menyebalkan dan menyulut perdebatan, perkelahian atau permusuhan. Dan sebaliknya juga.

Menang boleh bangga tapi jangan sampai bikin peperpecahan.
Kalah memang kecewa tapi harus terima dan tetap respect dengan hasilnya.
Both sides through the same fight, both sides give amount of tremendous efforts. Siapapun yang menang dia bakal jadi pemimpin kita nanti, like it or not we better live with that. Peacefully.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s