Road to 88

Sebagai seorang yang berbadan tambun (memperhalus kata-kata~yang seharusnya bisa aja dibilang ‘gendut’), rasanya pencarian terbesar dalam hidup ini adalah mencoba mengurangi berat badan yang naik 2 kg setiap tahunnya. Berat badan yang sempat mencapai 103 beberapa minggu lalu alias satu kwintal lebih membuktikan ada yang salah dengan self control gue. Memang untuk urusan olahraga, gue orang yang cukup aktif. Dari lari, renang, muay thai, lompat tali, kayang segala beban diangkat udah.

Tapi lately menyadari bahwa tanpa makan yang diatur turun berat badan itu hal yang mustahil. Sejak diperiksa kadar trigiserol yang tinggi, dan berarti konsumsi karbo yang besar, badan ini mulai terancam kesehatannya. Darah pun mulai mengental yang artinya peredaran di dalam pembuluh dan jantung bisa jadi nggak lancar dan beresiko stroke. Serem ya. Akhirnya mau nggak mau mulai mengencangkan ikat pinggang, yang mulai habis bolongannya itu, untuk menurunkan berat badan dengan mengatur makan dan olahraga yang intensif.

Sudah dua minggu ini berat badan yang tadinya 103 kg itu tadi pagi berhasil turun 98 kg. Secara kasat mata memang belum kelihatan perbedaanya. Tapi mulai berasa ada ruang-ruang longgar di perut yang tadinya sangat penuh itu. Lumayan banget, at least ada progress lah.

Sharing aja ya, ada beberapa hal yang gue lakukan selama dua minggu terakhir dan lumayan punya dampak positif kepada penurunan berat badan ini.

Membatasi Makan Siang
Pembatasan konsumsi karbo dan menurunkan porsi makan. Ada satu kebiasaan jelek yang sering gue lakukan, yaitu memesan makanan di resto setelah menu utama habis, misal nambah ayamnya lah, nambah dim sum lah dll. Coba order nasi box. Ini bikin kita lebih bisa kontrol makan siang kita. Plus aman buat kantong.

No More Dinner
Agak extreme memang. Awalnya sih berat, tapi coba bantu dengan minum air. Kalau masih lapar coba deh makan buah. Kalau nggak ya coba aja makan salad sebagai ganjelan. Kalau nggak juga coba makan ganjelan pintu.

Gunakan Calorie Counter App
Di itunes store atau play store pasti banyak app macam ini. Yang gue pake adalah My Diet Diary. Repot sih ngitung beginian. Tapi banyak app yang simple cuma tinggal masukin nama makanannya nya aja ntar namanya muncul plus dengan jumlah kalorinya sekalian. Dengan cara ini, kita akan lebih hati-hati memilih makanan yang kita konsumsi.

Jadilah Orang Yang Matematis
Konsumsi kalori dan cara diet juga bisa dihitung lho. Misalnya begini, dalam sehari jatah normal kalori kita adalah 2500 kalori (laki-laki dewasa). Kalau kita mengkonsumsi yang lebih dari jatah itu besar kemungkinan kita akan menambah berat badan. Kalau kurang, otomatis tubuh akan cari mencari pengganti energi harian, which is ya simpanan lemak kita. Nah kalau kita bisa mengurangi 500-1000 kalori perhari selama seminggu, at least bisa mengurangi berat badan sebesar 1kg yang sama dengan 3850 kalori per minggu (asumsi minimal 550 kalori dikurangi perhari). Gampang kan?

Mendadak Ikut Trend Jadi Pelari
Memang lagi trend, tapi lari adalah cara ampuh untuk membakar kalori. Ada orang yang cuma perlu 30 menit untuk sampai 5km. Ada orang yang kayak gue 5 km 42 menit. Tergantung endurance masing-masing. Berkali-kali gue ngingetin untuk ga usah sok compete sama orang lain. Karena pada saat lo lari yang lo kalahkan adalah isi otak lo yang bilang “capeeee udahan yuk”. Kalau bisa lakukan 3 km aja perhari sudah bagus. Cuma, gue selalu disuruh hati-hati dengan lutut yang menopang berat badan ini oleh banyak orang. Mereka bilang lari bisa juga diganti dengan renang kalau dirasa kurang cocok.

Kurangi Budaya Nyemil
Mau bilang ‘tinggalkan’ instead of ‘kurangi’ kok rasanya terlalu hypocrite. Yang namanya ngemil itu luar biasa enaknya. Dari kacang, biskuit Marie Regal, keripiks dan saudara kembarnya, kerupuk. Semua enak. Tapi mau gimana, ngemil ini kalau sudah di atas jam 7 malam kayaknya kurang tepat ya, secara badan di kala malam selalu berkurang aktifitasnya. Mungkin buah bisa jadi pilihan. Coba stock buah di rumah. Jadi di kala lapar menyerang dan tangan mulai gratilan saatnya buah pear dan semangka menyelamatkan dunia.

Cari Variasi Olahraga Buat Bikin Semangat
Di saat fitness sudah mulai membosankan ada baiknya cari selingan dengan yoga, misalnya, atau muay thai, cross fit, trx dan favorit gue, EMS yang disetrum-setrum itu (20fit). Bayangkan olahraga 20 menit sama intense dan capenya dengan angkat beban 2 jam! Dengan adanya selingan ini gue berharap untuk jadi orang yang selalu aktif secara fisik.

Minum Air Sesering Mungkin
Nggak usah dijelaskan kenapa air itu perlu. Yang pasti kita bisa menetralkan asam lambung yang meronta pada saat lapar.

Isitrahat
Sangat penting. Karena kurang istirahat dengan olahraga yang segambreng itu bisa bikin tubuh lemes dan konslet pada saat workout. Bisa black out, napas pendek pas latihan dan yang paling parah jatuh sakit kemudian di opname.

Bikin Papan Pengumuman Sebagai Bukti Komitemen
Seperti blog gue ini. Gue jadi punya beban moral untuk menurunkan berat badan yang ideal. Biar postingan blog ini jadi salah satu bentuk commitment ke orang yang membaca di luar sana.. untuk mencapai 88kg. Jadi biar nggak cuma jadi bahan artikel aja maksudnya. Yes the pressure is on me.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s