Godaan di Tovas

Perbedaan yang paling mencolok antara masa kecil dan masa kita dewasa ini adalah komentar orang-orang di sekitar kita terhadap kita secara kebiasaan, fisik dan hidup kita pastinya. Yang paling sering gue ingat waktu kita kecil saat kita berhasil melahap makanan kita, adalah “Hebat! Makananannya habis! Gitu dooong biar cepet besar”.. Sementara saat kita dewasa dan makanan kita TIDAK HABIS atau nggak makan malam, orang akan berkomentar “Hebat deh! Bisa nggak makan malam begitu.. Nggak laper ya??”.

Saat blog ini ditulis, gue lagi duduk disebelah teman-teman yang dengan lahapnya makan ayam goreng dengan nasi hangat jam 10 malam di tovas sementara gue hanya memandang iri karena perjalanan menuju 88kg itu masih berlanjut (entah sampai kapan), tapi sekali-kali adalah mencuri potongan tempe temen sebelah.

IMG_2433.JPG

Hidup memang keras, tapi paling keras justru saat kita berada di tempat di mana godaan itu berada dan kita bisa menahan diri.

“Kriuuuuuk”… Kata perut tanda setuju.

IMG_2431.JPG

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. pattawari says:

    Flexibi..ah sudahlah. This time its about balancing gak pake spooring. Olahraga aja gak boleh tiap hari, harus ada istirahatnya di sela2 hari. Boleh lah sekali dan sejenak take a break dgn carbo-galore.

    Like

    1. Wait..apakah ini justifikasi lo sendiri terhadap pesenan lo yang double tadi? Baiklah.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s