Mengulas Pengalaman Jenius

Smooth. Itu ungkapan pertama saat menggunakan Jenius. Sebuah banking application untuk individual dengan feature-feature yang sebenarnya cukup standar namun dikemas menarik oleh Bank BTPN. User interface nya memang sangat dipikirin dari a-z, termasuk pada saat registrasi. Yang menarik adalah verifikasi identitas dengan menggunakan selfie. Lancar dan mudah.

Kemudian salah satu dari beberapa fitur yang menarik adalah saving. Di mana kita bisa membuat goal kita dan aplikasi ini akan membantu kita mencapai goal tersebut dengan informasi berapa uang yang harus kita simpan dalam sehari selama kurun waktu tertentu (dan kita setting sendiri periodenya). Tapi ini bukan program baru di berbagai bank lainnya. CIMB Niaga sudah keluar dengan program ini sudah lama, OCBC NISP juga punya fitur travelator di program Funtastrip nya. Cuma memang karena mediumnya adalah smartphone Jenius bisa lebih unggul dibanding yang lain.

Ada beberapa fitur menarik lainnya misalnya share bill yang belum gue coba karena akun gue belum aktif. Tapi fitur dasar seperti fitur transaksi cukup menarik karena kita bisa memasukkan transfer biasa menjadi auto billing dengan cara berkala. 

Sayangnya kejeniusan aplikasi ini hanya sebatas registrasi, user interface, dan dua fitur tadi. Gue sudah lebih dulu mengirimkan uang sejumlah 2 juta ke rekening Jenius gue saat registrasi pertama. Balance nya ada dan tertulis 2 juta, namun karena akun ini belum aktif, fitur transaksi juga tidak bisa bekerja. Kartu ATM nya memang katanya dikirim beberapa hari setelah registrasi, gue berharap langsung dikirim hari itu juga. Tapi sampai saat ini belum juga gue terima. Jujur gue belum tahu kapan akun ini akan aktif. Gue coba contact customer service mereka melalui LINE yang akhirnya disuruh menelpon juga ke customer service mereka. Sigh. Judulnya ini ada uang terkatung-katung di sebuah akun yang tidak aktif. Kalau kejeniusan sebuah aplikasi perbankan hanya sebatas user interface, product introduction yang keren melalui animasi lucu dan launching event yang katanya extravaganza itu cuma hanya akan sia-sia. Atensi manusia modern cuma sebentar, customer perlu yang instan. Dan mikirin urusan jenius yang dragging ini membuat ilfil untuk mencoba lebih jauh lagi. First engagement with the application itu sangat penting. Kalau pengalaman perbankan tidak bisa seamless, ujung-ujungnya ya customer akan dealing dengan branch dan customer service lewat telp juga. Mungkin saran gue, jangan terlalu buru-buru klaim diri jenius. 

———————–

Update on 22nd of August; 11AM

Finally, kartunya dikirim. Aktifnya kapan? Belum tahu. Mari kita lihat.

——————

Update on 22nd of August 2016, 6PM.

Setelah aktif ternyata asik juga feature dream saving dan akhirnya transaksi transfer sukses. Entah apa yang membuat mereka lama mengaktifkan akun ini. Mungkin yang perlu mereka tambah adalah fitur standar di atm, semacam bayar telp dan listrik, sehingga bisa autodebit. Beberapa kali ada kesulitan login tapi gue rasa wajar kalau ada bugs satu atau dua. But overall I put back my trust on this app. 

Seorang teman mengupdate bahwa proses temu muka dengan orang yang menyerahkan kartu ATM itu diperlukan sebagai sarat dari OJK, Know Your Customer. Jadi akun tidak bisa aktif sebelum KYC proses ada. Okay mungkin Jenius bisa memberikan info ini lebih awal. Sehingga banyak customer yang tidak bingung dan proses aktifasi lebih instan. 

Advertisements

One Comment Add yours

  1. minni says:

    makanya utk urusan duit gw gak pernah mau untuk coba2 biarlah gw tetap konservatif Dan tidak tergiur dengan produk2 yg katanya canggih tapi setelah dicoba malah mengecewakan.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s