Senjata Politik dan Kedok Kecemburan Sosial

Di negeri ini apapun kasus sosial atau pertikaian yang dikaitkan dengan agama ujung-ujungnya urusannya runyam. Bukan karena soal agama memang soal yang sensitif, tapi banyak juga orang yang sengaja menggiring suatu kasus atau pertikaian menjadi urusan agama padahal dibelakangnya banyak sekali kepentingan yang menunggangi. Wait, bukan di Indonesia ini saja, di mana-mana tepatnya. Perang di…

Dihantui Takut

Sesuatu yang dipercaya sebagai Sumber dari segala hal dan menjadi tumpuan harapan dalam kehidupan setiap hari seharusnya memberikan rasa aman, rasa terlindungi, rasa dicintai sehingga kita yang membaringkan dan menyerahkan hidup kita kepada si Sumber itu dilingkupi dengan damai. Saat distorsi untuk berserah kepada sang Sumber itu mulai banyak, sulit untuk datang ke sang Sumber…

Diskriminasi Keimanan

Di dunia modern di mana teknologi dan ilmu pengetahuan adalah dasar dari segala macam keputusan penting, ternyata manusia masih belum bisa meninggalkan cara primitif mereka dalam berpikir. Cara pikir dibawah pengaruh tekanan baik itu ketakutan, ancaman atau paranoid, tidak akan menghasilkan keputusan yang logis. Cara pikir ini adalah cara pikir ‘cari selamat’; selamat dari sesuatu…

Iman dan Otak

Keimanan harusnya berjalan lurus dengan akal sehat. Artinya, saat keimanan gue diminta untuk melakukan sesuatu yang tidak sejalan dengan akal sehat gue, gue serta merta akan menolak untuk melakukannya. Mungkin banyak yang berusaha mengimani sesuatu yang sejalan dengan akal sehat akhir-akhir ini namun penuh tantangan dan menciptakan perdebatan di sana-sini. Karena banyak hal yang berhubungan…

Pribadi Luar Biasa dan Dayang Dayang Penuh Kepalsuan

Florence Foster Jenkin. Sebuah film yang dibintangi Meryl Streep yang diangkat dari kehidupan nyata seorang sosialita New York legendaris yang kepedean dengan suaranya dan kemudian mengadakan konser tunggal sebagai penyanyi opera. Film ini menggambarkan tentang lingkungan si bintang Florence Foster Jenkin yang selalu berpusat kepada dia dan dia. Lingkungannya (orang-orang terdekatnya) menyembunyikan sebuah kenyataan bahwa…

Beijing

Banyak hal negatif yang sebelumnya gue dengar soal Cina (negara) ternyata tidak selalu benar. November lalu gue menyempatkan diri ke Beijing, terimakasih Malaysia Airlines dengan tiket promonya, modal 3,3 juta return, walaupun pelayanannya buruk dan deg-degan di pesawat, sampai dengan aman ke tujuan. Banyak yang skeptis, ngapain sih ke Beijing? Jorok tahu, toiletnya kotor, orangnya…

Penghindar Anti Ribet

If you can’t compromise, just run away. Avoid it. Don’t confront. Some things better left unsaid.  Really? Apa bener hal yang seharusnya lo komunikasikan karena ada sesuatu yang berjalan tidak semestinya didiamkan saja? Sebagai orang Indonesia budaya konfrontasi itu tidak umum. Sebagian merasa terlalu blak-blakan. Sebagian bilang itu hanya memecah belah hubungan. Makanya banyak prefer…

Kilas Balik 2016; Tahun Penuh Kepalsuan

Kalau mau kilas balik mumpung belum terlalu jauh 2016 adalah tahun yang dipenuhi cerita tragis dan penuh dengan kejutan yang kurang mengenakkan di belahan dunia. Dari cerita pengungsi perang sampai politik di UK dan US. Tapi buat gue 2016 kemarin adalah tahun maximalnya kepalsuan. Dari berita yang sukar ditelaah apakah hoax atau bukan, sampai kehidupan…

Kegundahan Yang Manis di 2017

Awal tahun 2017 dimulai dengan suasana kantor yang sepi karena sebagian masih cuti. Walaupun masih awal tapi arti produktif setiap hari buat gue itu penting. Hari ini bisa bikin apa, bisa produce apa, bisa deliver apa yang ujung-ujungnya hari ini bisa invoicing siapa. Gue sih sadar bahwa setiap pekerjaan bukan soal uangnya saja, tapi kepuasaan…

Ketenaran Yang Memabukkan

Being famous. Seberapa pentingkah menjadi orang yang terkenal? Media adalah milik semua orang. Siapapun bisa mempublikasi dirinya mereka; dari bulu ketek sampai belahan dada, dari cerita putus sampai video selfie dengan mendesah-desah di bigolive. Privasi sudah tidak ada harganya. Emas adalah jumlah likes dan perunggu adalah subscribers. Kita semua adalah attention whore dengan level yang…

Kapankah Cukup itu Cukup?

Setiap menghadapi sebuah kejadian dalam bentuk konfrontasi dan argumen, walaupun gue ini orangnya terlihat ngeyel dan keras kepala, tapi beberapa detik kemudian selalu berpikir keras; apakah argumen orang tersebut benar? Apakah gue yang benar? Misalnya, saat seorang teman dekat menyampaikan concernya tentang kegemaran gue membeli sepatu atau tas. Hal ini membuat gue berpikir; apakah kebutuhan…

Transportasi & Warga Manja

Apa yang breakthrough buat kita bisa jadi hal yang biasa buat orang lain. Setelah akhirnya bekerja 4 tahun, Pak Ganda memutuskan untuk berhenti dari perannya sebagai supir kantor. Mau nggak mau akhirnya gue mulai membawa mobil ke kantor pada saat tanggal ganjil mengikuti peraturan itu dan mulai lebih sering naik transportasi umum. Sebagai warga Jakarta…